Woles..

Woles..
Yes or Not

Minggu, 27 April 2014





TUGAS SISTEM INFORMASI !!!


1. Apa yang dimaksud sistem informasi terstruktur dan tidak terstruktur? Berikan contohnya!
2. Jelaskan aktivitas-aktivitas manajemen yang terdapat di dalam:
    a. Pengendalian Operasional
    b. Pengendalian Manajemen
    c. Perencanaan Strategis
3. Jelaskan proses dalam pengontrolan informasi!
4. Apa yang dimaksud evolusi dan aplikasi sistem informasi berbasis computer (CBIS)? Jelaskan!
5. Apa beda EDP, DSS dan SIM? Jelaskan!
6. Jelaskan tentang keamanan sistem informasi? Ancaman apa saja yang ada di dalamnya?
7. Sebutkan proses dan kerangka kerja dalam pengambilan keputusan keorganisasian!
8. Mengapa etika dalam komputer itu penting? Jelaskan!

Jawaban !!!

1. 
  • Sistem informasi terstruktur adalah sistem informasi yang berjalan diatas norma-norma organisasi yang berlaku untuk semua, yang sesuai dengan kedudukan/jabatannya masing-masing di dalam organisasi.
    Contoh : Informasi kenaikan gaji, kenaikan pangkat pegawai, kenaikan gaji berkala dan lain sebagainya.
  • Sistem informasi tidak terstruktur adalah sistem-sistem yang berlaku di suatu lingkungan organisasi secara tidak formal, namun tetap mengikat dan berpengaruh pada organisasi yang bersangkutan tersebut.Contoh : Surat izin tidak masuk kuliah.
2. 
  • Pengendalian Operasional : Membuat dan memelihara prosedur terdokumentasi untuk menangani situasi  dimana ketiadaannya dapat menyebabkan deviasi dari kebijakan dan tujuan dan sasaran lingkungan; Menetapkan kriteria operasi dalam prosedur; Membuat dan memelihara prosedur yang terkait dengan aspek penting lingkungan yang teridentifikasi dari barang dan jasa yang digunakan organisasi dan mengkomunikasikan prosedur dan persyaratan terkait kepada pemasok dan kontraktor.
  • Pengendalian Manajeman : mengukur prestasi, memutuskan tindakan pengendalian, merumuskan aturan keputusan baru untuk ditetapkan personalia operasional dan mengalokasikan sumber daya. 
  • Pengendalian Strategis : mengembangkan strategi sebagai sarana suatu organisasi untuk mencapai tujuannya.
3.  Proses yang ada di dalam pengontrolan informasi adalah sebagai berikut:
     PROSES KONTROL INFORMASI
  1. Prosedur pengontrolan secara terarah di desain untuk meyakinkan pelayanan informasi memberikan penerangan untuk obyek organisasi dan politik dan informasi disediakan dengan lengkap dan benar
  2. Pengontrolan fungsi yang umum operasi-operasi sistem informasi meyakinkan bahwa aplikasi-aplikasi dijalankan dengan benar dan bahwa fasilitas-fasilitas itu adalah bersifat operasional.
    Pengontrolan itu adalah sebagai berikut :
  1. Pengontrolan yg berskema : untuk pembagian waktu dalam komputer dan sistem golongan produksi
  2. Pengontrolan secara perpustakaan : untuk program, datafile dan dokumentasi 
  3. Pengontrolan database : untuk updating, penggunaan database 
  4. Access control physical : untuk terminal komputer 
  5. Backup dan prosedur penemuan kembali 
4.
  • Maksud dari evolusi dan aplikasi CBIS adalah bahwa suatu sistem informasi manajemen tidak serta merta langsung menjadi suatu sistem yang bisa digunakan, melainkan ada tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk menghimpun, menyimpan dan memproses data dari terciptanya sistem yang mengelola data tersebut menjadi sebuah informasi dan dari informasi tersebut terciptalah sistem pendukung keputusan berupa EDP, SIM dan DSS.   
5. 
  • EDP:
    - Fokus pada data.
    - Proses transaksi yang efisien.
    - Mengintegrasi file-file dari pekerjaan sejenis 
    - Membuat ringkasan untuk laporan bagi manajemen 
  • SIM:
    - Mendukung pengambilan keputusan yang bersifat terstruktur pada level operasional dan manajemen
    - Umumnya SIM berorientasi pada laporan dan pengawasan. SIM didesain untuk membantu membuat laporan kegiatan yang ada serta menyediakan pengawasan harian terhadap kegiatan tersebut
    - SIM bergantung pada data gabungan dan alur data
    - SIM tidak terlalu memiliki kemampuan analisis.
    - Umumnya digunakan untuk mengambil keputusan dengan menggunakan data masa lalu dan kini
    - Relatif tidak fleksibel dan lebih memiliki orientasi internal daripada eksternal 
  • DSS:
    - DSS menawarkan fleksibilitas, adaptabilitas dan respon yang cepat
    - DSS dapat bekerja dengan hanya mengandalkan sedikit bantuan bahkan tanpa bantuan seorang programmer.
    - DSS menyediakan bantuan untuk pengambilan keputusan dan masalah yang jalan keluarnya tidak dapat dispesifikasi
    -DSS menggunakan peralatan dan model analisis data yang mutakhir.
6.
  • Keamanan sistem informasi mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari ancaman pihak-pihak yang tidak berwenang.
  • Ancaman terhadap keamanan sistem informasi antara lain:
    - Kerusakan hardware
    - Software tidak berfungsi
    - Tindakan-tindakan personal
    - Pencurian data atau peralatan
    - Kebakaran
    - Permasalahan listrik
    - Kesalahan oleh user, dan masih banyak lagi yang lainnya.
7.
  • Proses dalam pengambilan keputusan keorganisasian (menurut Rubeinstein dan Haberstroh):
    - Pengenalan persoalan atau kebutuhan
    - Analisis dan laporan alternatif-alternatif
    - Pemilihan alternatif yang ada
    - Komunikasi dan pelaksanaan keputusan
    - Langkah lanjutan dan umpan balik hasil keputusan
  • Kerangka kerja dalam pengambilan keputusan keorganisasian:
    - Sistem pengambilan keputusan
    - Pengetahuan tentang hasil
    - Tanggapan keputusan
    - Uraian tentang pengambilan keputusan
    - Kriteria untuk pengambilan keputusan
    - Relevansi konsep keputusan terhadap perancangan SIM
8.  
  • Karena dalam menggunakan Komputer kita juga harus mempunyai etika terutama penggunaan komputer dalam dunia internet. Setiap orang mempunyai tujuan yang berbeda-beda dalam menggunakan internet.
  • Oleh karena itu, kita harus menerapkan 10 etika dalam berkomputer, yaitu :
    1. Jangan menggunakan komputer untuk merugikan orang lain
    2. Jangan melanggar atau mengganggu hak atau karya komputer orang lain
    3. Jangan memata-matai file-file yang bukan haknya
    4. Jangan menggunakan komputer untuk mencuri
    5. Jangan menggunakan komputer untuk memberikan kesaksian palsu
    6. Jangan menduplikasi atau menggunakan software tanpa membayar
    7. Jangan menggunakan sumberdaya komputer orang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan
    8. Jangan mencuri kekayaan intelektual orang lain
    9. Pertimbangkan konsekuensi dari program yang dibuat atau sistem komputer yang dirancang
    10.Selalu mempertimbangkan dan menaruh respek terhadap sesama saat menggunakan komputer 

Rabu, 16 April 2014

Sistem File pada Windows dan Linux



Sistem File pada Windows dan Linux
File System merupakan struktur logika atau metode yang di gunakan untuk menyimpan dan mengatur file-file, data dan program yang dimiliki oleh sistem oprasi serta seluruh pengguna dari sistem komputer.
File System dapat menggunakan media penyimpan data seperti HardDisk atau CD Rom.
Lebih umum lagi, file system merupakan database khusus untuk penyimpanan, pengelolaan, manipulasi dan pengambilan data.
Ada dua bagian pada File System, yaitu :
1.      Kumpulan file yang masing-masingnya menyimpan data-data yang berhubungan.
2.      Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem.
Semua sistem oprasi mulai dari DOS,Windows,Macintosh dan turunan UNIX memiliki sistem berkas sendiri untuk meletakan  file dalam sebuah struktur hirarki. Contoh dari sistem berkas antara lain FAT , NTFS, HFS dan HFS+, EXT2, EXT3, ISO 9660, ODS-5. Dan UDF. Sistem berkas juga menentukan konvensi penamaan berkas dan peletakan berkas pada struktur direktori.
Berikut ini 3 jenis penamaan file sistem pada Windows :
1.      FAT16 (File Allocation Table)

FAT16 dikenalkan oleh MS-DOS pada tahun 1981. Awalnya, Sistem ini di design untuk mengatur file di floopy drive dan mengalami beberapa kali perubahan sehingga digunakan untuk mengatur file di harddisk. FAT16 adalah sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit , sehingga dapat menyimpan hingga 216 unit alokasi (65536 buah). Sistem berkas ini memiliki batas kapasitas hingga ukuran 4 Gigabyte saja. Ukuran unit yang digunakan oleh FAT16 bergantung pada kapasitas partisi yang akan hendak di format.

Kelebihan :

FAT16 adalah sebuah file sistem yang kompatibel hampir di semua Oprating System baik itu Windows 95/98/me, OS/2, Linux dan bahkan Unix.

Kekurangan:

FAT16 mempunyai kapasitas tetap jumblah cluster dalam partisi, jadi semakin besar harddisk maka ukuran cluster akan semakin besar, artinya file sekecil apapun tetap akan memakan 32Kb dari harddisk. FAT16 jjuga tidak mendukung kompersi,enkripsi dan kontrol akses dalam partisi. FAT16 adalah sistem berkas yang menggunakan unit alokasi yang memiliki batas hingga 16-bit, sehingga dapat menyimpan hingga 216 unit alokasi (65536 buah). ). Sistem berkas ini memiliki batas kapasitas hingga ukuran 4 Gigabyte saja disamping itu ukuran unit  alokasi yang digunakan oleh FAT16 bergantung pada kapasitas pertisi yang hendak diformat misalnya jika ukuran partisi kurang dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT12, dan jika ukuran partisi lebih besar dari 16 Megabyte, maka Window akan menggunakan sistem berkas FAT16.
2.     FAT32 (File Allocation Table)

FAT32 mulai di kenal pada tahun 1976 dan di gunakan pada sistem oprasi Windows 95 SP2,  dan merupakan pengembangan lanjutan dari FAT16. Karena menggunakan tabel alokasi berkas yang besar (32-bit), FAT32 secara teoritis mampu menyimpan hingga 232 unit alokasi (4294967296 buah). Meskipun demikian, dalam implementasinya, jumblah unit alokasi  yang dapat disimpan oleh FAT32 adalah 228 (268435456 buah).

Kelebihan :

FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlah cluster yang lebih besar dalam partisi.  Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16.

Kelemahan :

Namun FAT32 juga memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya sistem oprasi yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa dikenal oleh hampir semua Oprating System, namun itu bukan masalah jika anda menjalankan FAT32 di Windows XP . sistem FAT32 juga tidak mampu menampung  single file berukuran 4Gb atau lebih. Tidak hanya itu, beberapa orang berpendapatan bahwa filesistem FAT32 ini loebih mudah terfragmentasi dibanding NTFS, jika fragmentasi meningkat, tentu performa akan turun.
3.     NTFS (New Technology System)
NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang sangat berbeda di banding teknologi FAT. NTFS, merupakan sebuah sistem berkas yang dibekalkan oleh microsoft dalam keluarga sistem oprasi Windows NT, yang terdiri dariWindows NT3.x (NT 3.1, NT 3.50, NT 3.51), Windows NT4.x (NT.4.0 dengan semua service pack), Windows NT5.x (Windows 2000, Windows XP dan Windows server 2003), serta Windows NT 6.x (Windows vista, Windows 7). NTFS bekerja berdasarkan prinsip Btree dan menggunakan Full Indexing. Karena itu pulafragmentation dapat ditekan semenimal mungkin. Kemudian , setiap file NTFS memiliki checksum, yang memungkinkan file tersebut diperbaiki secara sempurna bila suatu saat NTFS tersebut bermasalah.
Kelebihan :
NTFS memiliki scurity yang jauh lebih baik, kompersi file , cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows XP . NTFS juga memiliki  fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas. Fitur ini disebut dengan Alternate Data System.

Kelemahan :
Kompatibilitas terhadap software atau oprating system lawas seperti win 9x dan ME. Sistem oprasi lkama milik microsoft ini tidak mampu membaca file system NTFS. Selain itu tidak universal, karena OS selain microsoft tidak mampu melakukan read-write pada partisi NTFS, namun hal ini sudah terselesaikan.saat ini file sistem NTFS sudah cukup populer , sehingga muncul tool-tool recovery yang mendukung recovery data dan perbaikan partisi berfile sistem NTFS.
Berikut ini File sistem pada LINUX :

1.     EXT2

EXT2 merupakan salah satu  jenis file system yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi di sistem oprasi linux. Pada EXT2 file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang  yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file system. Besar blok tersebut di tentukan pada saat file system dibuat dengan perintah mk2fs.
Kelebihan :
EXT2 merupakan tipe file system yang paling tua yang masih ada. Akronim dari EXT2 adalah second file system. Pertama kali di kenal kan pada tahun 1993. Menyimpan data secara hirarki standar yang banyak di gunakan oleh sistem oprasi. Maksimum ukuran file yang didukung oleh EXT2 adalah 2 terabyte, dan volumenya bisa melebihi 4Tb. Nama file bisa mencapai 255 karakter. Juga mendukung file system linux user, groups, dan permision (POSIX) dan juga mendukung kompersi file.
Kelemahan :
Ketika shut down secara mendadak membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk recover kembali.  untuk melakukan clean up file system, biasanya EXT2 secara otomatis akan menjalankan utility e2fsck pada saat booting selanjutnya, utility ini mencoba memperbaiki masalah yang kemungkinan terjadi ketika sistem di matikan secara mendadak.
2.     EXT3

EXT3 merupakan peningkatan dan pengembangan  dari EXT2 file system
Kelebihan :
Setelah kegagalan sumber daya “unclean shutdown”, atau kerusakan sistem, EXT2 file harus melalui pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu hingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.
Dan pada EXT3 menjamin adanya integrasi data setelah terjadi kerusakan atau “unclean shutdown”. EXT3 memungkinkan kita untuk memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
EXT3 juga mempunyai throughput yang lebih besar dari pada EXT2 . EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan , tetapi integrasi data tidak terjamin.
EXT3 juga mudah melakukan migrasi , kita dapat berpindah dai EXT2 ke EXT3 tanpa melakukan format ulang.
Kelemahan :
Karna terfokus untuk membaiki kinerja EXT2 maka di EXT3 tidak memiliki fitur desain yang lebih baru, seperti luasan, alokasi dinamis inode, dan suballocation blok ada batas direktori 31.998 per satu sub direktori. Tidak dapat fsck-ed sementara file system di pasang untuk menulis.
3.     EXT4
EXT4 merupakan file system ke empat yang di kembangkan sebagai penerus EXT3.
Kelebihan :
Performance yang lebih baik dan peningkatan kemampuan. EXT4 juga meningkatkan daya tampung maksimal file system ke 1 exabyte dan mengurangi waktu yang diperlukan untuk melakukan pengecekan harddisk. File system EXT4 memiliki proformance yang signifikan dalam menulis dan membaca file berukuran besar.
Kelemahan :
Penundaan alokasi dan potensi kehilangan data. Karena alokasi penundaan tersebut telah mengandalkan programmer dengan EXT3, fitur tersebut menimbulkan beberapa resiko kehilangan daya sebelum data di tulis harddisk.
4.     JFS (Journal File System)

JFS adalah 64-bit file system journal yang dibuat oleh IBM ini tersedia sebagai perangkat lunak bebas di bawah ketentuan GNU General Public License (GPL). JFS adalah system file journaling yang memiliki kemampuan yang cepat dan handal, dengan kinerja yang baik secara konsisten dalam berbagai jenis beban, bertentangan dengan file system lain yang tampaknya lebih baik dalam pola penggunaan khusus, misalnya dengan file kecil atau besar.
5.     Reiser FS
Dirancang oleh Hans Reiser dan diperkenalkan dalam versi 2.4.1 dari karnel linux, merupakan sistem file pertama journal untuk disertakan di karnel standar.  ReiserFS  adalah file default sistem di Yoper Elive , Xandros, Linspire, GoboLinux, dan distribusi Linux.

Kelebihan :
Secara umum mempunyai kinerja yang lebih tinggi di semua ukuran file (file size). Mengurangi ruang harddisk yang terbuang percuma, tidak ada alokasi inode yang statik, file-file yang kecil  di paket bersama dengan file kecil lain. Kinerja yang lebih tinggi untuk direktori yang banyak (contohnya : direktori queue qmail dan web cache squid).
Kelemahan :
Belum sempurna jika di pasang di partisi atau boot (karena LILO-LINUX Loader tidak sep[enuhnya mendukung file system ini ) dan yang kedua sistem quota user.